Database: Pengertian, Tipe, Manfaat, Kelebihan & Kekurangan

Basis data atau database merupakan kumpulan data-data yang disimpan secara sistematis di dalam Komputer yang dapat diproses atau dimanimpulasi dengan menggunakan perangkat lunak atau program aplikasi untuk mengasilkan sebuah informasi.

Pendefisian dari tipe database tersebut meliputi spesifikasi yang berupa jenis data, struktur dan deskripsi data yang akan disimpan.

Database merupakan faktor penting dalam sebuah sistem informasi, dimana database menjadi gudang untuk penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut.

Database menjadi sangat penting karena bisa digunakan untuk menghindari duplikasi data, organisasi data, keterkaitan antar data yang kurang jelas dan juga untuk memperbaharui yang rumit.

Tipe Database

Tipe database
Tipe database (Image Source: Pixabay.com)

Untuk mengambil dan menyimpan data dari database, maka kita membutuhkan perangkat lunak yang sering disebut dengan system management basis data (DBMS). Ada beberapa tipe database, antara lain:

1. Analytical Database

Analytical database merupakan database yang digunakan untuk menyimpan data dan informasi yang diambil dari operasional dan juga eksternal database.

Database ini terdiri dari sebuah data dan informasi yang sudah diringkas dan paling banyak diperlukan oleh suatu organisasi manajemen ataupun End-user lainnya.

Baca Juga :   Teknologi Informasi Komunikasi: Pengertian, Fungsi dan Tujuan

2. Operational Database

Operational database merupakan database yang digunakan untuk menyimpan data secara rinci dan dibutuhkan sebagai pendukung operasi dari seluruh bagian organisasi.

Biasa disebut dengan subject-area database (SADB), produksi database dan transaksi. Contohnya, database inventaris barang, database pelanggan, akuntansi, database pribadi dan sebagainya.

3. Data Warehouse

Data warehouse merupakan suatu data warehouse yang digunakan untuk menyimpan data dari tahun-tahun sebelumnya sampai dengan saat ini.

Data ini merupakan sumber utama data yang sudah terintegrasi sehingga dapat digunakan dan dimanfaatkan bagi para pengguna semua organisasi yang professional.

4. Distributed Database

Distributed database yaitu kelompok kerja lokal database dan departemen yang ada di kantor-kantor dan tempat kerja lainnya.

Database ini terdiri dari dua segmen yaitu user database dan operasional yang datanya digunakan dan juga dihasilkan hanya khusus untuk pengguna situs ini.

5. Real Time Database

Real time database yaitu suatu sistem pengolahan yang telah dirancang dalam menangani beban kerja suatu negara yang dapat berubah-ubah, menyimpan data secara terus menerus dan sebagian tidak terpengaruh dengan waktu.

Database ini sangat berguna bagi orang-orang hukum, perbankan, akuntansi, multimedia dan analisis data ilmiah.

6. End-User Database

End-User Database terdiri dari file-file data yang telah dikembangkan dari end-user dalam workstation. Contohnya, berbagai koleksi dokumen dalam word processin, download file ataupun spreadsheet.

7. In Memory Database

In memory database ini tergantung pada memori untuk penyimpanan data pada sebuah komputer.

8. Document Oriented Database

Document oriented database merupakan salah satu program komputer yang sengaja dirancang untuk sebuah aplikasi yang berorientasi pada dokumen. Dalam sistem ini bisa diterapkan untuk lapisan di atas database rasional ataupun objek database.

Baca Juga :   Teknologi Informasi Komunikasi: Pengertian, Fungsi dan Tujuan

9. Navigational Database

Dalam navigasi database ini, queries dapat menemukan benda khususnya bagi mereka yang mengikuti referensi dari sebuah objek tertentu.

10. Hypermedia Database on The Web

Hypermedia database on the web yaitu sekumpulan halaman multimedia yang saling berhubungan dalam suatu situs web dan terdiri dari home page, hyperlink dari multimedia seperti grafik audio, gambar, teks dan lain-lain.

11. External Database

External database ini menyediakan akses ke program eksternal, data milik pribadi secara online. Selain itu, juga tersedia biaya bagi pengguna akhir maupun organisasi dari layanan komersial.

12. Relational Database

Relational database merupakan database yang paling umum digunakan sekarang ini dan menggunakan meja dan informasi struktur agar lebih mudah untuk pencarian.

Manfaat Menggunakan Tipe Database

Manfaat Database
Manfaat Menggunakan Database (Image Source: Pixabay.com)

1. Kemudahan dan Kecepatan

Database memiliki kemampuan untuk menyeleksi data agar menjadi suatu kelompok yang lebih urut dengan cepat. Hal ini yang kemudian akhirnya bisa menghasilkan informasi yang dibutuhkan dengan cepat.

2. Penggunaan Secara Bersama-Sama

Database dapat digunakan oleh siapa saja di dalam suatu perusahaan. Contohnya, database mahasiswa di salah satu perguruan tinggi diperlukan oleh beberapa bagian seperti, bagian akademik, admin, bagian keuangan dan sebagainya.

3. Kontrol Data Menjadi Lebih Terpusat

Dalam hal ini masih berhubungan dengan point ke dua di atas, meskipun dalam suatu perusahaan sudah memiliki banyak bagian atau divisi, namun yang diperlukan hanya satu saja.

Hal ini bertujuan untuk mempermudah pengontrolan data.

Contohnya, ketika ingin mengupdate data mahasiswa, maka Anda perlu mengupdate semua data pada masing-masing divisi,.

Namun Anda cukup melakukan di satu database saja yang terdapat di server pusat.

4. Menghemat Biaya untuk Perangkat

Dengan adanya database secara terpusat, maka pada masing-masing divisi tidak membutuhkan perangkat lain untuk menyimpan database.

Baca Juga :   Teknologi Informasi Komunikasi: Pengertian, Fungsi dan Tujuan

Karena database yang dibutuhkan hanya satu dan sudah tersimpan di server pusat. Hal itu, tentu dapat menghemat biaya untuk pembelian perangkat.

5. Data Lebih Aman

Hampir seluruh aplikasi manajemen database saat ini memiliki fasilitas manajemen untuk pengguna. Manajemen pengguna tersebut bisa membuat hak akses yang berbeda-beda dan disesuaikan dengan kepentingan atau kebutuhan user.

6. Dalam Pembuatan Aplikasi Baru Lebih Mudah

Database dalam poin ini dirancang dengan cukup baik, sehingga perusahaan yang membutuhkan aplikasi baru tidak perlu membuat database baru atau tidak perlu mengubah struktur database yang sudah ada sebelumnya. Sehingga seorang programmer cukup mengatur antarmuka aplikasinya saja.

Pengertian Database di Wikipedia (EN)

Kelebihan dan Kelemahan Tipe Database

Kelebihan dan Kekurangan database
Kelebihan dan Kekurangan Database (Image Source: Pixabay.com)

Ada beberapa kelebihan dan kelemahan database yang wajib Anda ketahui, antara lain:

Keunggulan Database:

  • Dapat mengurangi sistem kerangkapan suatu data.
  • Independensi data dapat dicapai dengan baik.
  • Data dari beberapa file dapat diintegrasi secara jelas.
  • Dapat digunakan untukmengambil data dan informasi secara cept.
  • Database mampu meningkatkan keamanan suatu data.

Kekurangan Database:

  • Harga untuk sebuah perangkat lunak mahal.
  • Konfigurasi sebuah perangkat keras da besar.
  • Dapat digunakan untuk mempertahankan staff Database Administrator.

Dengan banyaknya manfaat dan kegunaan beserta tipe database yang sudah dijelaskan di atas. Maka sudah semestinya semua perusahaan baik perusahaan dengan skala kecil apalagi perusahaan besar harus memiliki database dengan rancangan yang baik.

Didukung dengan pemanfaatan teknologi jaringan komputer, maka manfaat dan kegunaan database semakin besar.

Berbagi itu Indah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.