Konjungsi: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Contoh Konjungsi

Dalam penyusunan Bahasa Indonesia yang benar, perlu adanya sebuah kata penghubung. Hal ini tentu sudah tidak asing lagi bagi anda yang sering berkomunkasi dengan orang banyak.

Walaupun terdengar mudah, nyatanya masih banyak orang yang belum begitu paham dengan peran dan fungsi konjungsi dalam penggunaan makna dalam kata hubung yang digunakan dalam tata cara berbahasa Indonesia.

Hal ini dilakukan karena bisanya sesuatu yang kecil terkadang memiliki peran yang besar.

Contoh seperti sel dalam tubuh, memang bentuknya sangat kecil hingga membutuhkan alat bantu untuk melihatnya, tapi apabila dibanding dengan fungsi maka akan mengganggu keseimbangan tubuh apabila sedang merasa ada yang kurang. Dirasa seperti itu konsep yang digunakan oleh kata penghubung.

Hal sebelum Konjungsi

Hal Sebelum Konjungsi
Hal Sebelum Konjungsi

1. Kata

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata memiliki unsur yang akan diucapkan atau ditulis yang merupakan sebagai bentuk perwujudan dalam kesatuan perasaan yang sedang berlangsung digunakan dalam berbahasa.

Dalam rangkaian satu kalimat, kata adalah bagian atau unsur terkecil. Kata yang ada dalam sebuah kalimat terdiri dari beberapa huruf terangkai menciptakan makna.

Kata sendiri memiliki beberapa bentuk, salah satunya kata dasar yang merupakan sebuah bentuk kata yang diperlakukan sebagai kata turunan yang diulang dan digabung. Lalu ada kata turunan yang terbentuk dari kata dasar.

Baca Juga :   Teks Prosedur: Pengertian, Tujuan, Ciri-ciri, Jenis dan Struktur

Perubahan pun terjadi karena telah diberi imbuhan pada awalan maupun akhiran. Terdapat kata ulang dan kata majemuk yang bisa terangkai dalam satu kalimat.

2. Klausa

Klausa merupakan sebuah satuan dalam gramatikal yang berupa kelompok dalam sebuah kata, tidaknya dalam klausa memiliki subjek dan predikat yang memiliki potensi untuk dijadikan sebuah kalimat.

Banyak orang yang merasa sulit untuk membedakan antara kalimat dan klausa. Tapi keduanya merupakan 2 hal yang sangat berbeda. Klausa dan kalimat masih bisa dijumpai pengucapnnya.

Dibanding kalimat, klausa memiliki susunan kata yang lebih pendek dibanding sebuah kalimat. Dalam konstruksi penggunaannya, klausa juga disertai dengan objek dan keterangan.

Tapi dalam kondisi tertentu klausa bisa memiliki satu predikat saja. Selain itu juga bisa berubah jika diberi imbuhan.

3. Kalimat

Kalimat adalah sebuah satuan terkecil dalam penggunaan bahasa yang berbentuk tulisan maupun lisan yang sebelumnya diutarakan oleh pikiran seseorang.

Kalimat dalam lisan bisa berwujud tinggi rendahnya suara, dan juga diberi jeda, dan diakhiri dengan intonasi. Dalam sebuah kalimat terdiri dari gabungan dua kata atau lebih, dan pada kalimat memiliki unsur subjek, predikat, objek, keterangan.

Kalimat juga memiliki beberapa jenis, salah satunya kalimat aktif yang memiliki pekerjaan dalam penggunaan aktivitasnya.

Selain itu ada kalimat pasif yang mana subjeknya dikenai sebuah tindakan atau aktivitas. Dan yang terakhir adalah penggabungan dari kedua kalimat tersebut, contohnya budi memakai baju merah dikamar, dan bisa juga rusa di makan singa di dalam hutan.

Jenis Konjungsi

Jenis Konjungsi
Jenis-jenis Konjungsi

1. Koordinatif

Adalah sebuah penggabungan yang terdiri dari kata dan klausa yang berstatus sama. Dalam jenis ini juga sebuah kalimat menggunakan satu hingga dua kata yang memiliki derajat yang sama sekaligus paling sederhana dan tidak sekompleks kata penghubung lainnya.

Baca Juga :   Frasa: Pengertian, Ciri-ciri, Kategori, Jenis dan Contoh

Dalam penggunaannya juga kata penghubung koordinatif dibagi menjadi 3 jenis, yaitu koorrdinatif penambahan, perlawanan, pilihan.

Dalam koordinasi penambahan, kalimat menggunakan penambahan sera, dan, beserta. Lalu ada koordinatif perlawanan yang memiliki arti dalam penggabungan dua kata.

Kalimat atau klausa yang ada harus sederajat dan menjadi topik dalam kalimat tersebut. Dan yang terakhir ada koordinatif pilihan, memberikan pilihan atau memilih dalam sebuah kalimat, seperti atau, ataupun, maupun.

2. Subordinatif

Merupakan sebuah penghubungan kata yang memiliki induk kalimat atau terdiri dari penghubung bagian dari kalimat subordinatif sendiri.

Berbeda dengan koordinatif, subordinatif ini memiliki ketidaksetaraan dalam penggunaan kata penghubungnya. Klausa yang lebih tinggi derajatnya disebut induk kalimat, sedangkan klausa yang derajatnya lebih rendah disebut anak kalimat.

Subordinatif juga dibagi dalam beberapa jenis, yaitu subordinarif waktu yang memiliki unsur permulaan dalam kapan terjadinya sebuah peristiwa, dan batas akhir yang digunakan hingga akhir kalimat.

Lalu ada subordinatif syarat yang anak kalimat menjelaskan unsur dali induk kalimat. Dan akan subordinatif pembandingan yang memiliki kemiripan pada kejelasan di induk sebuah kalimat.

Pengertian Konjungsi di Wikipedia

3. Korelatif

Sebuah perwujudan dalam menyatukan sebuah kalimat yang atau klausa dua kata yang memiliki derajat yang sama. Dan kedua kalimat itu saling mempengaruhi satu sama lain.

4. Antar Kalimat

Menjelaskan kesediaan subjek untuk melakukan sesuatu. Dan juga menjelaskan lanjutan dari sebuah peristiwa yang telah ada pada kalimat.

Kata penghubung ini juga menjelaskan pertentangan yang pada pada dalam kalimat yang menyangkut pada sebuah makna. Selain itu juga menjelaskan unsur yang tidak terdapat dalam sebuah kalimat sebelumnya. Dan juga menjelaskan situasi yang sedang terjadi.

Kata penghubung antar kalimat juga menjelaskan resiko dan konsekuensi dari sebuah kalimat yang ada dalam pengunaan sebuah bahasa.

Baca Juga :   Teks Eksposisi: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Contoh

5. Antar Paragraf

Kata penghubung jenis ini berfungsi untuk menghubungkan dua paragraph yang bisa menjadi bentuk tulisan yang sistematis.

Contoh Konjungsi

Contoh Konjungsi
Contoh Konjungsi

1. Contoh koordinatif

Para koruptor seharusnya menjalani hukuman yang lebih berat dari ini, dan juga penggantikan uang yang telah mereka gunakan.
Budi dan prima bisa menyelesaikan tugas matematika dengan baik. baik hari biasa maupun hari libur, Ani tetap tidak belajar

2. Contoh subordinatif

Budi menyukai catur sejak usianya 7 tahun

Budi sangat terpukul ketika ibunya meninggal beberapa tahun lalu

3. Contoh korelatif

Baik tahta maupun harga, tidak ada yang abadi di dunia ini

Baik buruknya sebuah pekerjaan, anda harus menerima resikonya.

4. Contoh antar kalimat

Semua kebahagiaan itu sudah hilang dari dia akibat kecelakaan yang terjadi.

Terlebih lagi bukan hanya orang tuanya saja, melainkan semua anggota keluarga yang ada di dalam kendaraan tersebut. Hanya dia yang bisa keluar dari mobil itu sehingga hanya dia yang selamat.

Kata penghubung yang biasa dikenal dengan konjungsi ini juga selain memberikan kemudahan dalam berkomunikasi juga memberikan kemudahan dalam menyampaikan sesuatu yang bermakna.

Masih banyak jenis kata penghubung lainnya, tetapi yang di atas tergolong sering diucapkan oleh banyak orang sehingga anda harus paham supaya tidak salah mengartikan.

Berbagi itu Indah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.