Gempa Bumi: Pengertian, Penyebab, Jenis dan Penanganan

Gempa Bumi merupakan sebuah goncangan di bagian permukaan bumi yang diakibatkan oleh pergeseran lapisan pada bagian batuan pada dasar permukaan bumi.

Gempa bumi bisa anda ukur menggunakan seismograf dan biasa terjadi pada negara yang memiliki banyak pegunungan dan dataran tinggi, contohnya Indonesia. Bencana alam ini bisa terjadi kapan saja dan tidak mengenal musim.

Goncangan ini juga bisa diartikan sebagai bergetarnya bumi karena pelepasan energi yang ada di dalam bumi yang secara tiba – tiba patah yang ditandai dengan lapisan batuan pada kerak bumi.

Selama goncangan berlangsung, bisa terjadi selama periode waktu tertentu dan durasi yang berlangsung sekitar 10 menit. Satuan dalam menghitung gempa adalah skala rickter (SR).

Penyebab Gempa Bumi

Penyabab Gempa Bumi
Penyabab Gempa Bumi (Image Source: Pixabay.com)

Getaran besar pada lapisan bumi ini memiliki penyebab yang bisa anda bedakan menjadi 5 jenis. Pertama masuk ke gempa vulkanik yang terjadi akibat letusan gunung berapi yang sangat dahsyat dengan ukuran yang sangat besar.

Disebut vulkanik juga karena gempa disertai dengan sebelum, proses berlangsung, dan juga setelah gunung berapi Meletus.

Hal ini bisa terjadi di daerah yang masih memiliki gunung berapi yang masih aktif. Getaran ini juga bisa terjadi karena aktivitas magma yang meningkat dalam bumi.

Selanjutnya ada gempa tektonik yang terjadi akerna pergeseran lapisan bumi sehingga menyebabkan pergerakan lempengan pada bumi. Gempa ini biasa terjadi di daerah yang banyak memiliki pesisir lautan, contohnya negara Indonesia.

Baca Juga :   Bioma: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Fungsi, Contoh, Pembahasan

Bumi terdiri dari susunan batuan yang memberikan peluang untuk saling bertabrakan, pergesekan dan juga berjauhan yang menimbulkan energi yang besar akan dilepas.

Lalu tenaga yang ada tersebut secara tiba – tiba akan dilepaskan. Gempa ini yang menyebabkan tsunami Aceh 2004 silam yang memakan korban sebanyak 115,000 dan juga menghancurkan bangunan yang ada di sekitarnya.

Selanjutnya ada gempa terban, hal ini disebabkan oleh reruntuhan. Kekuatan yang dihasilkan terbilang rendah. Goncangan ini terjadi karena adanya ruang kosong di sekitar litosfer.

Biasanya tempat yang mengalami gempa ini adalah gua, daerah pertambangan dan juga wilayah tanah longsor. Karena reruntuhan ini tidak heran jika banyak memakan korban dalam jumlah yang tidak sedikit.

Pengertian Gempa Bumi di Wikipedia

Penanganan Gempa Bumi

Penanganan Gempa Bumi
Penanganan Gempa Bumi (Image Source: Pixabay.com)

1. Kenali Wilayah

Pastikan anda mengetahui lokasi yang anda tempati, seperti lokasi yang berada di dataran tinggi atau daerah pesisir pantai.

Sangat penting untuk mengenali area ini supaya anda tahu bagaimana konstruksi tanah yang ada dan juga kondisi alamnya.

Setelah itu anda bisa melakukan evakuasi yang sesuai dengan tingkat keamanan anda.

2. Jangan menumpuk barang

Hindari kebiasaan anda untuk menumpuk barang di dalam satuarea, sehingga jika gempa terjadi benda tersebut tidak akan jatuh dan menyebabkan kerusakan.

3. Perbaikan kabel

Menurut sebagian orang mungkin ini tidak penting, tapi hal ini bisa menjadi sangat berbahaya. Bayangkan saja jika gempa terjadi tapi kelistrikan rumah anda masih tidak bisa di selesaikan.

Tentu akan menyebabkan listrik yang down di sekitar rumah anda dan tentu saja banyak kabel – kabel yang berantakan. Sehingga kan ini bisa saja membahayakan anda kapan dan dimana pun.

Baca Juga :   Gambar Peta Asia Terbaru (Asia Tenggara dan Asia Pasifik)

4. Periksa pondasi rumah

Penting untuk melakukan penyecekan secara berkala pada bagian rumah anda, tidak hanya bagian keindahanannya saja seperti cat dan barang yang digunakan, tetapi juga pondasi yang membuat kokoh rumah anda.

Anda bisa memberikan perhatian lebih pada bagian ini, dan lakukan tindakan jika sudah menunjukkan tanda – tanda kehancuran, sebab dengan goncangan sedikit bisa merobohkan rumah.

5. Segera keluar bangunan

Jika gempa sedang berlangsung., anda harus meninggalkan ruangan yang anda tempati dan menuju tempat terbuka.

Hal ini bertujuan supaya anda tidak mengalami cedera yang serius akibat tertimpa reruntuhan dari bagian atas bangunan. Jangan panik untuk membuat anda bisa berfikir dengan jernih.

6. Utamakan diri sendiri

Selamatkan diri sendiri dan jangan memilikirkan barang apapun yang harus anda selamatkan. Jangan menukar nyawa dan keselamatan anda dengan barang yang bisa anda dapatkan kapan pun.

Anda bisa menuju tempat yang tidak memiliki bangunan di sekitarnya supaya tidak luka akibat reruntuhannya.

7. Cari tanah luas

Karena gempa bisa menyebabkan runtuhnya sebuah bangunan, anda bisa berlari sejauh mungkin dan cari tempat yang luas.

Walaupun biasanya gempa berlangsung sebentar, nyatanya bisa menghancurkan apa saja yang ada di sekitarnya.

Dan jangan lupa juga untuk membawa anggota keluarga anda supaya tetap selamat. Hal ini juga berlaku bagi anda yang sedang berada di pantai.

Bukan hanya menyebabkan reruntuhan saja, tetapi jika gempa terjadi di laut, kemungkinan besar akan terjadi tsunami.

8. Jangan permasalahkan sinyal

Biasanya, setelah goncangan dahsyat ini, akan mengalami beberapa masalah yang berakibat tidak berjalannya aktivitas. Seperti listrik, sinyal bahkan air.

9. Periksa anggota keluarga

Jangan lupa juga untuk periksa anggota keluarga anda. Jangan lupa berikan penanganan jika ada yang mengalami luka.

Baca Juga :   Peta Asia Tenggara Skala 1:5.000.000 dan Letak Geografi

Jenis – Jenis Gempa Bumi

Jenis-jenis Gempa Bumi
Jenis-jenis Gempa Bumi (Image Source: Pixabay.com)

Selain gempa tektonik dan vulkanik, ternyata masih banyak jenis gempa yang mungkin hanya sedikit orang tahu, ada gempa tumbukan, dinamakan demikian karena berasal dari dalam bumi.

Hal ini disebabkan oleh jatuhnya benda langit ke permukaan bumi.

Lalu ada gempa buatan, hal ini disbebkan oleh pemakaian bahan peledak dengan skala yang besar. Contohnya uji coba nuklir yang mampu menggetarkan permukaan bumi.

Selanjutnya ada gempa tubrukan, hal ini disebabkan oleh jatuhnya benda langit, seperti meteor. Getaran ini juga disebabkan karena dampak tabrakan antara permukaan bumi dengan benda yang jatuh dari langit.

Sehingga dalam kejadian tersebut akan menyebabkan guncangan yang membentuk kawah atau lubang di permukaan bumi.

Bentuknya pun beragam, ada yang besar dan juga kecil tergantung hantaman yang diterima bumi karena benda langit tersebut.

Jenis gempa ini sudah jarang sekali terjadi, tapi peristiwa seperti ini pada zaman purba atau dinosaurus masih hidup.

Apabila anda menemukan korban gempa bumi, buatlah mereka melupakan keadaan yang terjadi sejenak dengan mengajaknya ngobrol dan ketawa.

Jangan membuat mereka memikirkan hal – hal tentang getaran besar tersebut sehingga tidak bisa dalam keadaan tenang. Biasanya para korbannya akan mengalami trauma dalam jangka panjang apalagi sampai kehilangan teman dan keluarga.

Berbagi itu Indah!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.