Filsafat: Pengertian, Ciri-ciri, Tujuan dan Ilmu Filsafat

Filsafat merupakan sebuah studi atau pelajaran yang khusus membahas mengenai segala fenomena yang ada dalam kehidupan dan pemikiran manusia secara skeptis hingga mendalami sebab-sebab terjadinya hal tersebut, adalah pengertian sederhana mengenai apa itu yang dimaksud dengan filsafat.

Lebih dari itu salah satu ilmu pengetahuan ini memiliki pengertian yang luas, bahkan terbagi dalam beberapa, diantaranya secara etimologis dan terminologis.

Namun, tidak sedikit yang menganggap bahwa ilmu pengetahuan ini dapat dipelajari meski hanya menggunakan logika dari akal pikiran manusia.

Pengertian Filsafat

Filsafat Adalah salah satu ilmu pengetahuan yang proses pembelajarannya menggunakan logika, metode hingga sistem untuk digunakan sebagai kajian terhadap masalah umum dan mendasar mengenai beragam persoalan yang muncul seperti pengetahuan, akal, pikiran, eksistensi dan juga bahasa.

Pengertian lain menyebutkan bahwa suatu kebijaksanaan hidup atau filosofia dalam memberikan suatu pandangan hidup secara menyeluruh berdasakran refleksi dari pengalaman hidup dan ilmiah.

Dalam ilmu pengetahuan ini tidak mengenal adanya eksperimen atau percobaan.

Akan tetapi, ilmu pengetahuan ini lebih mengedepankan jika mengemukakan masalah secara persis, kemudian mencarikan solusi terhadap masalah tersebut dan memberikan penjelasan atau argumntasi mengenai solusi yang direkomendasikan atau dianjurkan untuk mengatasi masalah tersebut.

Pengertian secara etimologi atau bahasa, ‘filsafat’ berasal dari bahasa Yunani, yakni philosophia dan philoshophos.

Philo berarti cinta, sementara shopia/shopos memiliki arti kebijaksanaan, pengetahuan dan hikmah.

Hal inilah yang membuat ilmu pengetahuan ini disebut sebagai gagasan yang penuh dengan kebijaksanaan.

Adapun pengertian filsafat secara terminologis dibagi menjadi beberapa bagian tertentu, karena memiliki penjabaran yang cukup luas dan mencakup beragam persoalan hingga solusi dari permasalahan tersebut serta argumen pendukung terkait solusi yang direkomendasikan itu, berikut diantaranya.

  • Upaya rasional untuk menyajikan pandangan sistematik yang lengkap mengenai realitas keseleruhan.
  • Cara yang dipakai untuk menggambarkan keadaan realitas awal hingga akhir secara nyata.
  • Langkah untuk menentukan batas dan jangkauan pengetahuan seperti sumber, hakikat dan nilai.
  • Upaya penyelidikan yang kritis atas pernyataan yang diajukan dari berbagai bidang ilmu pengetahuan.
  • Ilmu yang digunakan guna membantu melihat apa yang dilihat dan untuk mengungkapkan apa yang telah dilihat.

Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli

Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli
Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli

Setidaknya terdapat 5 tokoh terkenal yang memberikan hasil akal pikiran mereka mengenai apa itu yang dimaksud dengan ilmu filsafat.

Agar lebih dapat memahami apa itu yang disebut dengan ilmu ini, berikut pengertiannya menurut para ahli yang kemampuan dan hasil pikirann mereka sudah tidak diragukan lagi oleh dunia.

1. Aristoteles

Adalah ilmu pengetahuan yang bisa meliputi kebenaran akan beragam ilmu seperti diantaranya adalah ilmu metafisika, retorika, logika, etika, ekonomi, politik hingga estetika atau keindahan.

2. Cicero

Ahli yang satu ini menyebut ilmu ini sebagai ibu dari semua seni atau mother of all the art, selain itu bagi Cicero ilmu ini merupakan seni sebuah kehidupan.

3. Plato

Plato menyebut ilmu ini merupakan suatu ilmu yang mencoba untuk mencapai pengetahuan mengenai kebenaran yang sebenar-benarnya kebenaran.

4. Imanuel Kant

Suatu ilmu pengetahuan yang menjadi pokok atau pangkal dari semua pengetahuan yang mencakup empat persoalan di dalamnya, diantaranya adalah metafisika, etika, agama dan antropologi.

5. Johan Gotlich Fickte

Ilmu yang merupakan dasar dari segala ilmu, membahas tentang seluruh bidang dan seluruh ilmu yang digunakan untuk mencari kebenaran dari seluruh kenyataan yang ada.

Ciri-ciri Filsafat

Ciri-ciri Filsafat
Ciri-ciri Filsafat

Seoran ahli logika yang terkenal dengan nama Clarence I.Lewis menyebut bahwa merupakan suatu proses refleksi dari proses pemikiran dari akal yang bekerja, selain itu di dalamnya juga terkandung beragam kegiatan dengan ciri-cirinya sebagai berikut ini.

1. Bersifat Umum

Pemikiran yang diusung ilmu pengetahuan ini bersifat umum atau universal, tidak bersangkutan dengan objek khsusu, seperti pemikiran tentang manusia, keadilan, kebebebasan dan lain sebagainya.

2. Tidak Faktual

Yang dimaksud tidak faktual dalam hal ini adalah terkait sesuatu yang spekulatif, membuat berbagai dugaan yang masuk akal mengenai sesuatu. Tetapi, tanpa menggunakan bukti karena telah melampaui batas dari fakta-fakta ilmiah.

3. Terhubung dengan Nilai

C. J. Ducasse menyebut ilmi ini sebagai suatu upaya dari manusia untuk mencari pengetahuan, yakni berupa fakta yang disebut dengan penilaian. Penilaian yang dimaksud adalah sesuatu yang baik dan buruk, susila dan asusila.

4. Terhubung dengan Arti

Sesuatu yang memiliki nilai pastilah juga memiliki arti, ini menjadi alasan bagi para filsuf menciptakan beragam kalimat logis dengan bahasa yang ilmiah atau tepat untuk idenya sarat dengan arti.

5. Implikatif

Filsafat selalu terdapat implikasi atau akibat dari sesuatu yang terjadi, untuk itulah diharapkan dapat melahirkan pemikiran baru dinamis dan membuat subur nilai intelektual ini.

Pengertian Filsafat di Wikipedia

Cabang Ilmu Filsafat

Cabang Ilmu Filsafat
Cabang Ilmu Filsafat

Meski terbilang sebagai salah satu ilmu, bahkan merupakan dasar dari segala ilmu, para ahli telah membagi bidang studi ilmu ini menjadi beberapa cabang atau bagian, berikut ini merupakan cabang-cabang dari ilmu ini.

1. Epistimologi

Epistimologi merupakan cabang yang membahas mengenai pengetahuan, seperti misalnya adalah asal mula, validitas, metodologi, bentuk, struktur dengan secara bersama-sama membangun pengetahuan manusia.

2. Metafisika

Metafisika merupakan cabang ilmu yang berkaitan dengan proses analitis terkait hakikat fundamental mengenai keberadaan dan realitas yang turut menyertainya. Kajian ini berporos pada pernyataan mendasar mengenai keberadaan dan sifat.

3. Logika

Logika atau disebut juga sebagai cabang ilmu yang mempelajari mengenai kecakapan, hal ini terkait dengan cara berpikir secara teratur, lurus dan tepat.

4. Etika

Etika menjadi cabang ilmu yang mempelajari dan membahas mengenai keindahan, cara terbentuknya keindahan itu dan bagaimana keindahan tersebut dapat disadari serta dirasakan oleh banyak manusia.

5. Ilmu

Ilmu merupakan cabang yang mempelajari hingga menjawab beragam pertanyaan mengenai hakikat ilmu, penerapan beragam moetode dalam upaya mencari akar dari persoalan hingga menemukan asas realitas yang dipersoalkan.

Hal ini menegaskan bahwa ilmu tersebut memang merupakan sebuah dasar dari ilmu pengetahuan yang ada dan dipelajari di dunia. Tak hanya bermodalkan beragam metode tetapi juga menggunakan akal pikiran dalam prosesnya.

Diatas merupakan penjelasan ringkas mengenai apa itu yang disebut dengan filsafat, mulai dari pengertian, pengertian menurut ahli, ciri-cirinya hingga cabang ilmu tersebut. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan bagi Anda para pembaca artikel ini.

Berbagi itu Indah!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.