Kloroplasma: Pengertian, Fungsi, Struktur dan Cara Kerja

Kloroplas merupakan salah satu bagian tumbuhan yang mengandung klorofil. Kloroplas ini memiliki peran yang sangat penting bagi tumbuhan.

Sedangkan fungsi yang paling utama dari kloroplasma yaitu sebagai tempat dimana proses terjadinya fotosintesis pada tumbuhan untuk menghasilkan makanan dan energi.

Pengertian Kloroplasma

Kloroplasma yaitu bagian plastid pada tumbuhan yang mengandung klorofil. Menurut KBBI definisi kloroplas yaitu suatu benda kecil yang terdapat pada sel tumbuhan yang mengandung klorofil.

Di dalam kloroplas tersebut terjadi fase terang dan fase gelap dari proses fotosintesis tumbuhan.

Struktur kloroplas pada jaringan tumbuhan terbagi menjadi beberapa bagian antara lain membran luar, membran dalam, ruang antar membran, DNA plastida, stroma, tilakoid, granum, plastoglobula, ribosom dan amilum atau pati.

Bentuk kloroplas menyerupai lensa atau butir dan pipih, bisa dilihat menggunakan mikroskop dengan pembesaran yang paling kuat.

Pada umumnya kloroplas membentuk seperti cakram dengan ukuran kira-kira berdiameter 2 x 5 mm, namun terkadang memiliki ukuran yang lebih besar dan tersusun pada lapisan tunggal di dalam sitoplasma.

Fungsi Kloroplasma dalam Sel Tumbuhan

Fungsi Kloroplasma
Fungsi Kloroplasma

Kloroplas memiliki peran penting pada sel tumbuhan yaitu sebagai tempat proses terjadinya fotosintesis dan sebagai organel untuk menghasilkan energi. Berikut ini penjelasan fungsi kloroplas bagi tumbuhan secara lengkap.

A. Sebagai Tempat Proses Fotosintesis

Fungsi kloroplasma dalam tumbuhan yang utama yaitu sebagai tempat proses terjadinya fotosintesis.

Baca Juga :   Hewan Herbivora: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Contoh

Proses fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan yaitu untuk membuat makanannya sendiri.

Reaksi fotosintesis terbentuk pada bagian membral internal dalam organel.

B. Sebagai Organel untuk Menghasilkan Energi

Masih berhubungan dengan fungsi kloroplas yang merupakan tempat terjadinya proses fotosintesis, secara otomatis organel tersebut juga berfungsi sebagai penghasil energi bagi tumbuhan.

Kloroplas mengkonversi air, sinar matahari dan juga karbondioksida untuk diolah menjadi makanan dan energi bagi tumbuhan.

Struktur Kloroplasma

Struktur Kloroplasma
Struktur Kloroplasma

Kloroplas memiliki beberapa bagian struktur dan setiap struktur memiliki fungsi masing-masing.

Berikut ini yang termasuk struktur kloroplas pada sel tumbuhan beserta fungsinya.

A. Membran Luar

Bagian membran luar di dalam struktur kloroplas merupakan salah satu membran yang sangat . Fungsi dari membran ini yaitu untuk mengatur keluar masuknya zat, baik zat cair maupun zat padat.

Disinilah terjadi fase-fase gelap dan didalam stroma akan tertanam sejumlah grana yang masing-masing terdiri atas sekumpulan tilakoid yang membentuk gelembung membran, diskoid dan pipih.

Dalam membran tilakoid tersebut menyimpan pigmen-pigmen fotosintesis dan sistem transport electron, yang kemudian terlibat dalam fase fotosintesis dan bergantung pada sinar cahaya matahari.

Grana biasanya berhubungan dengan lamella intagrana yang bebas dengan pigmen.

B. Ruang Antar Membran

Ruang antar membran yaitu bagian kloroplas yang menjadi bagian pembatas atau penghalang untuk membrane luar dan membran dalam.

Sedangkan fungsi ruang antar membran yaitu untuk memisahkan antara membrane dalam dan membran luar yang memiliki ketebalan kurang lebih 10 cm.

C. Membran Dalam

Membran dalam yaitu salah satu bagian struktur pada kloroplas yang berfungsi sebagai pembatas atau penghalang antara sitosoldan stroma.

Membran dalam ini bersifat permeable dan menjadi tempat protein transpor yang melekat.

Sedangkan ruang antar membran terletak diantara membran dalam dan membran luar.

Baca Juga :   Perbedaan Tumbuhan Dikotil dan Monokotil Beserta Contoh

Di dalam kloroplas mengandung RNAs, DNA, stroma (tempat terjadinya untuk reaksi gelap), ribosom dan granum.

Granum terdiri dari membran tilakoid (tempat terjadinya untuk reaksi terang) dan ruang tilakoid yang merupakan ruang di antara membrane tilakoid.

D. Stroma

Stroma yaitu bagian membran dalam yang dibungkus oleh cairan kloroplas. Stroma berfungsi sebagai tempat terjadinya reaksi gelap dalam proses fotosintesis yang berupa amilum (pati).

E. Tilakoid

Tilakoid yaitu bagian membran dalam pada kloroplas yang berfungsi sebagai tempat terjadinya reaksi terang dan berperan untuk menangkap cahaya matahari dalam proses fotosintesis.

F. Granum

Granum merupakan bagian tempat untuk berkumpulnya tilakoid yang bertumpuk-tumpuk seperti uang logam dan berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi terang pada proses fotosintesis.

G. Ribosom

Ribosom merupakan salah satu membran dalam pada kloropas dan berfungsi sebagai sintetis protein.

H. DNA Plastida

DNA Plastida yaitu bagian kloroplas yang merupakan salah satu gen untuk membawa sifat pada plastid dan berfungsi sebagai replikasi kloroplas dan untuk proses pembelahan sel kloropas.

I. Plastoglobula

Plastoglobula merupakan suatu senyawa kimiawi yang terkandung di dalam kloroplas pada sel tumbuhan. Senyawa ini tersusun atas lipid yang berbentuk globul.

J. Amilum atau Pati

Amilum atau pati yaitu suatu produk hasil dari fotosintesis tumbuhan. Tumbuhan tersebut melakukan proses fotosintesis yang kemudian hasilnya disimpan dalam bentuk amilum atau pati.

Pengertian Kloroplas di Wikipedia

Peran Kloroplas dalam Proses Fotosintesis

Klorofil yang terdapat pada tanaman pembuluh dan briophyta berada di dalam kloroplas yaitu di dalam membran tilakoid.

Karena klorofil tidak efektif dalam mengabsorbsi cahaya hijau, maka lebih banyak dipantulkan (direfleksikan) dan diteruskan (ditransmisikan).

Hal itu yang menyebabkan klorofil berwarna hijau.

Pada bagian spektrum cahaya yang kemudian diserap oleh klorofil pada saat proses fotosintesis bisa ditentukan dengan menambahkan suatu larutan klorofil di dalam alcohol diantara sumber cahaya dan prisma kaca.

Baca Juga :   Tumbuhan Monokotil: Pengertian, Ciri-ciri dan Contoh

Spektrum tersebut akan terbentuk berbeda dengan spectrum cahaya putih yang tidak melalui klorofil.

Spectrum cahaya yang melalui larutan klorofil, maka panjang gelombang yang diserap akan terlihat seperti pita-pita gelap yang disebut dengan pita-pita serapan.

Letak pita-pita gelap yang berada di dalam spectrum klorofil akan menunjukkan panjang gelombang mana saja yang diserap.

Maka disitu akan terlihat banyak dari cahaya biru, merah dan violet yang diserap dan merupakan panjang gelombang yang digunakan pada saat proses fotosintesis. Sebagian cahaya merah, kuning, hijau dan jingga tidak diserap sama sekali.

Cara Kerja Kloroplasma

Kloroplas bisa dibilang sebagai pabrik tenaga atau energi yang memanfaatkan sinar matahari.

Kloroplas mampu menyerap energy sinar dan memanfaatkannya untuk mereduksi karbohidrat seperti yang ada pada pati yang membebaskan molekul oksigen.

Pada sel tumbuhan fotosintetik memiliki kandungan kloroplas dan mitokondria.

Kloroplas tersebut berfungsi sebagai pabrik tenaga dalam keadaan terang, sedangkan mitokondria yaitu dalam keadaan gelap.

Fotosintesa pada siang hari akan menghasilkan karbohidrat ketika dioksidasi oleh organel.

Pada dasarnya serangkaian terjadinya proses fotosintesisdapat dibagi menjadi dua bagian utama yaitu pada reaksi terang karena membutuhkan cahaya sinar matahari dan reaksi gelap karena tidak membutuhkan cahaya matahari, namun membutuhkan zat karbondioksida.

Pada bagian dalam kloroplas mengandung RNAs, DNA, stroma (tempat terjadinya untuk reaksi gelap), ribosom dan granum.

Granum tersusun atas membran tilakoid atau tempat terjadinya untuk reaksi gelap. Sedangkan ruang tilakoid merupakan salah satu ruang diantara membran tilakoid.

Dengan penjelasan mengenai pengertian kloroplasma, fungsi, peran penting kloroplas dan cara kerja kloroplas, semoga dapat menambah pengetahuan Anda.

Berbagi itu Indah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.