Doa Qunut: Pengertian, Hukum, Manfaat, Cara Mengerjakan

Membaca doa qunut merupakan salah satu doa yang paling mustajab dan dianjurkan untuk dipanjatkan ketika kaum muslimin terkena musibah.

Musibah seperti bencana alam hingga masalah ekonomi dapat Anda panjatkan kepada Allah sang pemilik alam semesta untuk minta diringankan.

Lantas, apakah Anda sudah mengatahui apa sajakah doa qunut tersebut? Berikut ulasannya

Pengertian Doa Qunut

Pengertian Doa Qunut
Pengertian Doa Qunut

Qunut secara Bahasa memiliki arti taat ataupun patuh. Sementara menurut pengertian syariah, Qunut berarti ketaatan yang sangat tulus hanya kepada Rabb-nya. Hal ini ditunjukkan di dalam Al-Quran surat Ali-Imran ayat 34 yang berbunyi:

يَا مَرْيَمُ اقْنُتِي لِرَبِّكِ وَاسْجُدِي وَارْكَعِي مَعَ الرَّاكِعِينَ

Artinya:

“Hai Maryam, taatlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku”.

Hukum Membaca Doa Qunut

Hukum Membaca Doa Qunut
Hukum Membaca Doa Qunut

1. Membaca Doa Qunut Terus-menerus Ketika Shalat Shubuh

Membaca doa qunut terus menerus ketika sholat Subuh merupakan kebiasaan masyarakat kebanyakan di Indonesia. Sayangnya, tahukah Anda bahwa membaca doa qunut terus-menerus setiap sholat Subuh tidaklah dianjurkan.

Baca Juga : Doa Sebelum dan Sesudah Makan (Arab, Latin dan Artinya)

Bahkan beberapa ulama mengalamatkan kebiasaan ini sebagai bid’ah yang tidak ada pijakan hadist yang kuat dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Hal ini ditunjukkan berdasarkan hadist dari Abu-Malik al-Asyja’I Sa’ad bin Thariq yang bertanya kepada ayahnya.“

“Aku bertanya kepada bapakku: Wahai bapakku, sungguhkah engkau pernah shalat dibelakang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, Umar dan Utsman serta Ali di Kufah ini selama lebih dari lima tahun.

Apakah mereka pernah melakukan qunut dalam shalat shubuh?

Beliau menjawab: Tidak benar Wahai anakku! Itu perkara baru (bid’ah).” Hadist Riwayat Ibnu Majah.

Sementara itu empat besar Imam Madzhab yaitu ulama Malikiyyah, Ulama Syafi’iyyah, ulama Hanafiyah hingga ulama Hambali memiliki pendapatnya masing-masing mengenai doa qunut saat shalat subuh.

Pendapat Para Ulama Tentang Doa Qunut

1. Ulama Malikiyyah

Dari ulama kalangan Malikiyyah berpendapat bahwa qunut tidak ada kecuali pada saat sholat shubuh saja. Sementara pada sholat lainnya seperti witir dianggap tidak ada.

2. Ulama Syafi’iyyah

Menurut pandangan ulama dari madzhab Syafi’iyyah bahwa dalam sholat witir tidak terdapat doa qunut. Kecuali pada sholat witir di separuh akhir bulan Ramadhan maka terdapat doa qunut di dalamnya.

Sementara pada sholat lima waktu selain sholat shubuh tidak terdapat doa qunut. Kecuali ketika kaum muslimin tertimpa musibah seperti bencana alam maupun bencana lainnya, maka dapat dilakukan doa qunut di selain Subuh.

Namun doa qunut ini disebut sebagai gunut Nazilah yang memang dipanjatkan ketika kaum muslimin tertimpa bencana.

3. Ulama Hanafiyyah

Qunut pada shalat witir disyariatkan. Namun pada sholat lain tidak disyariatkan. Kecuali qunut Nawaazil atau qunut yang dipanjatkan ketika kaum muslimin tertimpa masalah.

Baca Juga : Mandi Wajib: Pengertian, Tata Cara, Rukun, Doa dan Syarat

Namun qunut Nawaazil ini hanya dapat dipanjatkan ketika shalat subuh oleh imam. Kemudian jamaah bersama-sama mengaminkannya.

Selain itu, Ulama dari Hanafiyyah menganggap bahwa doa qunut tidak bisa dipanjatkan sendirian.

4. Ulama Hanabilah atau Hambali

Ulama Hambali berpendapat bahwa qunut dalam witir disyariatkan. Namun pada sholat selain witir tidak disyariatkan kecuali ketika kaum muslimin terkena musibah.

Pada saat terkena musibah, maka imam atau orang lain yang mewakili dapat memanjatkan doa qunut pada sholat lima waktu.

Namun doa qunut ini tidak bisa dipanjatkan saat terkena musibah listrik mati.

Baca Juga :   7 Doa Pernikahan serta 17 Keutamaan Menikah dalam Islam

Membaca Doa Qunut Saat Sholat Sunnah Witir

Membaca Doa Qunut Saat Sholat Witir
Membaca Doa Qunut Saat Sholat Witir

Beberapa hadits dan petunjuk shahih dari Rasulullah menunjukkan bahwa doa qunut dapat dibaca ketika sholat witir.

Untuk membaca doa qunut ketika sholat witir, bacalah bacaan doa ini di rakaat terakhir ketika setelah ruku’, tepatnya ketika berdiri I’tidal.

Ada beberapa dalil yang berasal dari hadist shahih Rasulullah shallallahu alaihi wasallam terkait membaca doa qunut ketika witir sebagai berikut:

1. Membaca Doa Qunut Ketika Sholat Witir Sebelum Ruku’

Hadist shahih dari HR Ibnu Majah yang dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Irwa’ al-Ghalil hadist nomor 426 bahwa “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melakukan sholat Sunnah Witir kemudian melakukan qunut sebelum ruku;.”

2. Membaca Doa Qunut Ketika Sholat Witir Setelah Ruku’

Ada pula dalil yang menunjukkan bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam juga melakukan doa qunut ketika sholat witir di rakaat terakhir setelah ruku’. Hadisnya yaitu bahwa “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata,

Baca Juga : 2+ Doa Orang Teraniaya, 15 Hadisnya (Arab, Latin, Terjemahan)

“Apabila selesai melaknat orang yang kafir, bershalawatlah kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam serta memohon ampunan untuk kaum mukminin serta mukminat kemudian panjatkan permintaan lainnya.

Beliau mengucapkan: ‘Ya Allah, kami hanya menyembah-Mu, berusaha serta beramal hanya untuk-Mu, dan memohon rahmat hanya kepada-Mu, wahai Rabb kami, dan kami takut kepada adzab-Mu yang pedih.

Sesungguhnya adzab-Mu ditimpakan kepada orang-orang yang Engkau musuhi.’Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bertakbir dan turun untuk sujud.”

Hadist ini diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dalam kitab Shahihnya 2/155-156. Disampaikan oleh pentahqiqnya bahwa Isnadnya shahih.

Keterangan bahwa beliau setelah membaca doa qunut ini kemudian bertakbir dan turun untuk sujud menunjukkan bahwa doa qunut beliau panjatkan ketika dalam posisi I’tidal atau setelah ruku’.

Hal ini karena apabila doa dipanjatkan sebelum ruku, maka tentu beliau setelahnya kemudian bertakbir kemudian ruku’.

Sehingga kesimpulannya doa qunut bisa dipanjatkan baik setelah ruku’ maupun sebelumnya. Hal ini juga sudah ditegaskan oleh para ulama dan fuqaha ahli hadist.

Misalnya disampaikan oleh Imam Ahmad dan lainnya. Imam Ahmad dan lainnya menyatakan bahwa memanjatkan doa qunut dapat dilakukan baik sebelum dan setelah sholat.

Namun, mereka lebih cenderung kepadap pendapat setelah ruku’ karena lebih hadist yang menerangkan qunut setelah ruku’.

3. Apakah Harus Membaca Qunut Setiap Menjalankan Sholat Witir?

Dari hadist dan petunjuk yang ada tidak menunjukkan bahwa seorang muslim dianjurkan untuk membaca doa ini di setiap sholat.

Sebaliknya, hadist menunjukkan bahwa doa qunut hanya dibaca beberapa kali saja. Hal ini didasarkan dari petunjuk bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tidak selalu membaca qunut ketika sholat witir.

Meski tidak diharuskan setiap saat, namun doa witir ini pernah diajarkan Rasulullah kepada cucunya yaitu Hasan bin Ali.

Manfaat Doa Qunut

Manfaat Doa Qunut
Manfaat Membaca Doa Qunut

Ada banyak manfaat doa qunut yang bisa diperoleh apabila Anda rajin melafalkannya. Berikut ini adalah manfaat doa qunut yang patut Anda ketahui.

1. Mendapatkan pahala amalan Sunnah ketika sholat.

Doa qunut masuk ke dalam amalan Sunnah yang apabila dikerjakan maka akan mendatangkan pahala.

2. Meminta petunjuk dari Allah Subhanahu wa ta’ala

Bertawaslu kepada Allah untuk meminta dan memohon ampun atas segala kesalahan yang pernah diperbuat.

Hal ini ditekankan di dalam kalimat “Allahummah dinni fii man hadait” yang artinya seorang hamba meminta petunjuk dan bimbingan dari Allah.

3. Mendapat berkah dari setiap kenikmatan

Membaca doa qunut secara rutin akan membuat seorang hamba memperoleh kenikmatan dan berkah dari setiap rezeki yang Allah berikan.

Doa Qunut dan Artinya

Ada beberapa doa qunut yang biasanya dipanjatkan ketika sholat witir maupun sholat fardu seperti sholat subuh. Jika Anda ingin mengetahui bagaimanakah bacaan doa tersebut, berikut bacaan doanya:

1. Bacaan Doa Qunut ketika Sholat Witir (Arab dan Latin)

Bacaan Doa Qunut ketika Sholat Witir (Arab)

اللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Bacaan Doa Qunut ketika Sholat Witir (Latin)

“Allahummahdiini fiiman hadait, wa’aafini fiiman ‘afait, watawallanii fiiman tawallait, wabaarik lii fiima a’thait, waqinii syarrama qadlait, fainnaka taqdhi walaa yuqdho ‘alaik, wainnahu laa yadzillu man waalait, tabaarakta rabbana wata’aalait”

2. Arti Doa Qunut ketika Sholat Witir

“Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk, dan berilah aku keselamatan di antara orang-orang yang telah Engkau beri keselamatan, uruslah diriku di antara orang-orang yang telah Engkau urus, berkahilah untukku apa yang telah Engkau berikan kepadaku, lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan, sesungguhnya Engkau Yang memutuskan dan tidak diputuskan kepadaku, sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau jaga dan Engkau tolong. Engkau Maha Suci dan Maha Tinggi”

Baca Juga :   Doa Sebelum dan Sesudah Makan (Arab, Latin dan Artinya)

Diriwayatkan dalam Hadist Riwayat Abu Daud nomor 1425 An-Nasai nomor 1745 serta At-Tirmidzi nomor 464

Doa Qunut Nazilah

Doa Qunut Nazilah
Doa Qunut Nazilah

Selain doa qunut yang dibaca ketika sholat witir, ada pula doa qunut yang dipanjatkan ketika menghadapi musibah supaya segera diangkat musibah tersebut.

Anda bisa memanjatkan doa qunut nazilah ketika menghadapi musibah seperti bencana alam, terjadinya gangguan oleh musuh seperti kaum munafik dan kaum kafir hingga masalah ekonomi seperti paceklik dan sebagainya.

Doa qunut Nazilah akan lebih baik atau lebih afdhol apabila ditambah pula dengan kalimat doa yang dipanjatkan oleh Umar bin Khattab radiyallahu anhu berikut ini:

Doa Qunut Nazilah Umum

Bacaan Doa Qunut Nazilah (Arab)

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنَسْتَهْدِيكَ وَنُؤْمِنُ بِكَ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ وَنُثْنِي عَلَيْكَ الْخَيْرَ كُلَّهُ نَشْكُرَكَ وَلَا نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ اللَّهُمَّ إيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَك نُصَلِّي وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ نَرْجُو رَحْمَتَك وَنَخْشَى عَذَابَكَ إنَّ عَذَابَك الْجِدَّ بِالْكُفَّارِ مُلْحَقٌ

Bacaan Doa Qunut (Latin)

“Allâhumma innâ nasta‘înuka wa nastaghfiruk, wa nastahdîka wa nu’minu bik wa natawakkalu alaik, wa nutsnî alaikal khaira kullahu nasykuruka wa lâ nakfuruk, wa nakhla‘u wa natruku man yafjuruk. Allâhumma iyyâka na‘budu, wa laka nushallî wa nasjud, wa ilaika nas‘â wa nahfid, narjû rahmataka wa nakhsyâ adzâbak, inna adzâbakal jidda bil kuffâri mulhaq”.

Arti Doa Qunut Nazilah Umum

“Tuhan kami, kami memohon bantuan-Mu, meminta ampunan-Mu, mengharap petunjukMu, beriman kepada-Mu, bertawakal kepada-Mu, memuji-Mu, bersyukur dan tidak mengingkari atas semua kebaikanMu, dan kami menarik diri serta meninggalkan mereka yang mendurhakai-Mu. Tuhan kami, hanya Kau yang kami sembah, hanya kepada-Mu kami hadapkan shalat ini dan bersujud, hanya kepada-Mu kami berjalan dan berlari. Kami mengharapkan rahmat-Mu. Kami takut pada siksa-Mu karena siksa-Mu yang keras itu akan menimpa orang-orang kafir.”

Doa Qunut Nazilah Lainnya

Bacaan Doa Qunut Nazilah (Arab)

اللَّهُمَّ عَذِّبْ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِينَ أَعْدَاءَ الدِّينِ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِك وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَك وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَك اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ إنَّك قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ اللَّهُمَّ أَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَاجْعَلْ فِي قُلُوبِهِمْ الْإِيمَانَ وَالْحِكْمَةَ وَثَبِّتْهُمْ عَلَى مِلَّةِ نَبِيِّك وَرَسُولِك وَأَوْزِعْهُمْ أَنْ يُوفُوا بِعَهْدِك الَّذِي عَاهَدْتهمْ عَلَيْهِ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّهِمْ وَعَدُوِّك إلَهَ الْحَقِّ وَاجْعَلْنَا مِنْهُمْ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bacaan Doa Qunut Nazilah (Latin)

“Allâhumma adzzibil kafarata wal musyrikîn, a‘dâ’ad dînilladzîna yashuddûna ‘an sabîlik, wa yukadzzibûna rusulaka wa yuqâtilûna auliyâ’ak. Allâhummaghfir lil mu’minîna wal mu’minât, wal muslimîna wal muslimât, al-ahyâ’i minhum wal amwât, innaka qarîbun mujîbud da‘awât. Allâhumma ashlih dzâta bainihim, wa allif baina qulûbihim, waj‘al fî qulûbihimul îmâna wal hikmah, wa tsabbithum alâ dînika wa rasûlik, wa auzi‘hum an yûfû bi‘ahdikalladzî ‘âhadtahum alaih, wanshurhum ala ‘aduwwihim wa ‘aduwwika ilâhal haq, waj‘alnâ minhum, wa shallallâhu alâ sayyidinâ muhammadin wa alâ âlihi wa shahbihî wa sallam”.

Arti Doa Qunut Nazilah Lainnya

“Tuhan kami, jatuhkan azab-Mu kepada orang-orang kafir dan musyrik, (mereka) musuh-musuh agama yang berupaya menghalangi orang lain dari jalan-Mu, mereka yang mendustakan rasul-Mu, dan mereka yang memusuhi kekasih-kekasih-Mu. Ya Allah, ampunilah hamba-hamba-Mu yang beriman laki-laki dan perempuan, kaum muslimin dan muslimat, baik yang hidup maupun yang sudah wafat. Sungguh, Engkau maha dekat dan pendengar segala munajat. Tuhanku, damaikan pertikaian di antara kaum muslimin, bulatkan hati mereka, masukkan kekuatan iman dan hikmah di qalbu mereka, tetapkan mereka di jalan nabi dan rasul-Mu, ilhami mereka untuk memenuhi perjanjian yang telah Kau ikat dengan mereka, bantulah mereka mengatasi musuh mereka dan seteru-Mu. Wahai Tuhan yang hak, masukkanlah kami ke dalam golongan mereka itu. Semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.”

Bacaan Doa Qunut Ketika Sholat Subuh untuk Imam

Bagi Imam sholat shubuh yang ingin memanjatkan doa qunut, berikut ini adalah bacaan doa qunut shahi dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasssalam:

Bacaan Doa Qunut untuk Imam (Latin)

“Allaahummah Dinaa Fiiman Hadaiyt, Wa ‘aafinaa Fiiman ‘Aafaiyt, Wa Tawallanaa Fiiman Tawallaiyt, Wa Baariklanaa Fiimaa a’toiyt, Wa qinaa Syarromaa Qodloiyt, Fainnaka Taqdlii walaa yuqdloo ‘alaiyk, Wa innahu laa yadzillu maw waalayt, Walaa ya’izzuman ‘aadaiyt, Tabaarokta robbanaa wata’aalaiyt, Falakal hamdu ‘alaa maa qodloiyt, wa astaghfiruka wa atuubu ilaiyk, wa shallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadinnabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihi wasahbihi wasallam”.

Artinya Bacaan Doa Qunut untuk Imam: 

“Ya Allah tunjukkanlah kepadaku sebagaimana orang-orang yang telah Engkau tunjukkan. Dan berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan. Dan peliharalah diriku sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan.

Baca Juga :   Akhlakul Karimah: Pengertian, Jenis, Dalil dan Contoh

Dan berilah keberkahan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan. Dan selamatkan aku dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi.

Hanya untuk-Mu segala pujian di atas yang Engkau tentukan.Ku memohon ampun dari-Mu dan aku bertaubat kepada Engkau (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya”.

Bacaan doa qunut ketika shalat subuh dilaksanakan pada rakaat kedua setelah ruku’. Saat membaca doa qunut, maka disunnahkan untuk mengangkat kedua tangan hingga sebatas bahu.

Bacaan Doa Qunut Ketika Sholat Munfarid Ataupun Menjadi Makmum

Jika Anda sholat munfarid atau sholat sendirian maupun menjadi makmum, maka berikut ini adalah bacaan doa qunut untuk sholat sendirian:

Bacaan Doa Qunut Saat Menjadi Makmum (Arab)

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ ,وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ , وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ , وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ, وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ,  فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ , وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ, وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ, تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ, فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ, وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ, وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا
مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bacaan Doa Qunut Saat Menjadi Makmum (Latin)

“Allahummah dinii fii man hadait. Wa’aafinii fii man ‘aafaiit. Wa tawallanii fii man tawallaiit. Wa baarik lii fiimaa a’thaiit. Wa qinii syarramaa qadthaiit. Fa innaka taqdthii walaa yuqthdaa ‘alaiik. Wainnahu laa yadzillu man wãlaiit. Walaa ya’izzu man ‘aadaiit. Tabaa rakta rabbanaa wata ’aalait Fa lakal-hamdu ‘alaa maa qadhaiit Astaghfiruka wa atuubu ilaiik, wa shallallaahu ‘alaa sayyidina Muhammadinin-nabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.”

Arti Bacaan Doa Qunut Saat Menjadi Makmum

“Ya Allah tunjukkanlah akan daku sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan. Dan berilah kesihatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesihatan. Dan peliharalah daku sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan.

Dan berilah keberkatan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan. Dan selamatkan aku dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin.

Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan. Ku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya”.

Pembahasan Doa Qunut di Wikipedia

Cara Mengerjakan Doa Qunut ketika Shalat

Cara Mengerjakan Doa Qunut Ketika Sholat
Cara Mengerjakan Doa Qunut Ketika Sholat

Ada sebagian kaum muslimin yang mungkin masih dilanda kebingungan bagaimana melafalkan doa qunut ketika sholat.

Hal ini berkaitan dengan apakah kita harus mengangkat kedua tangan seperti layaknya orang berdoa ataukah tangan tetap sebagaimana posisi sholat pada umumnya.

Untuk menjawab hal ini, sebenarnya telah dijelaskan dalam sebuah hadist shahih yang berbunyi:

“Sesungguhnya Abdullah bid Mas’ud Radhiyallahu Anhu dulu mengangkat kedua tangannya hingga sampai ke dadanya ketika qunut.” Hadist diriwayatkan dalam HR. al- Mawarzi dalam Mukhtasar Kitab al-Witr, 139.

Selain itu, mengangkat kedua tangan juga telah dijelaskan dalam riwayat shahih dari Umar bin Khattab Radiyallahu Anhu.

Hadist ini kemudian diriwayatkan kembali oleh alBaihaqi dalam hadist yang diberikan label sebagai shahih.

Dari petunjuk hadist di atas bisa dilihat bahwa ketika membaca doa qunut dalam sholat, maka dianjurkan bagi seorang muslim untuk mengangkat kedua tangannya.

Kaum muslim dianjurkan untuk mengangkat kedua tangan hingga ke bagian pundak serta tidak melebihinya. Posisi tangan dilakukan dalam posisi berdoa seperti biasa.

Posisi ini dilakukan dalam memanjatkan doa qunut karena doa ini bukan doa tambahan yang mengharuskan orang yang berdoa mengangkat tangan sangat tinggi.

Sebaliknya, doa qunut ini merupakan doa berisi harapan. Sehingga pendoa mengharapkan terkabulnya isi doa tersebut kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan mengangkat tangan dalam posisi seolah ingin menggapai langit dengan penuh pengharapan.

Membaca doa qunut sangat dianjurkan ketika Anda tengah menghadapi musibah. Akan lebih afdhol lagi apabila seluruh kaum muslimin berkumpul untuk memanjatkan doa qunut Nazilah.

Hal ini penting apabila permasalahan yang diderita kaum muslimin dialami oleh banyak orang.

Berbagi itu Indah!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.