Cara Menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan) dan Contoh

Harga pokok penjualan bukan hanya sekadar perhitungan yang dilakukan oleh semua perusahaan. Dalam hal ini jenis harga atau perhitungan yang satu ini memang menunjukkan jumlah dari semua biaya yang digunakan secara langsung.

Kegunaannya juga tidak sedikit, bahkan akan membantu untuk melihat seberapa besar biaya produksi yang dikeluarkan. Tidak heran jika cara menghitung HPP dinilai penting.

Memang secara umum, dalam melakukan perhitungan HPP terdiri dari beberapa biaya penting. Biaya tersebut diantaranya biaya tenaga kerja, biaya bahan baku dan juga biaya overhead.

Bukan hanya untuk melihat besarnya biaya produksi saja, namun HPP juga dibutuhkan untuk menentukan harga jual untuk perusahaan, melihat laba dan rugi dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah cara untuk menghitung HPP.

Cara Cepat Menghitung HPP

1. Cara Menghitung Biaya Bahan Baku

Rumus : Bahan baku terpakai = Saldo awal bahan baku + pembelian bahan baku – saldo akhir bahan baku.

Salah satu cara untuk menghitung HPP, Anda diwajibkan untuk mengetahui berapa biaya bahan baku yang sudah digunakan.

Bahan baku ini bukan hanya dijadikan sebagai bahan awal saja, namun juga dijadikan sebagai salah satu modal yang paling utama dan penting. Apalagi dalam menghitung HPP untuk pertama kalinya.

Sangat penting untuk sebuah perusahaan mengetahui banyaknya bahan baku yang dikeluarkan. Bahan tersebut untuk melakukan produksi suatu barang yang ada atau sudah digunakan.

Untuk menghitungnya, Anda dapat melihat berapa banyak bahan baku di awal. Proses ini dilakukan sebelum dilakukannya produksi apapun, hingga periode akhir.

Baca Juga :   9 Cara Menghitung Diskon dengan Mudah, Cepat dan Benar

Lakukan perhitungan ini dengan menambah saldo awal periode dengan pembelian yang ada selama periode telah berlangsung. Cara ini sangatlah mudah, bahkan Anda dapat mengontrol pengeluaran bahan baku yang ada.

Terutama, untuk mengontrol semua biaya bahan baku yang Anda gunakan. Bukan hanya bahan baku utama saja, namun dalam hal ini ada biaya lainnya.

Beberapa biaya selain bahan baku utama juga dapat memberikan pengaruh terhadap proses atau kegiatan produksi yang dilakukan.

Contohnya, dari barang mentah hingga nantinya barang jadi, adalah biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead. Kedua biaya ini memiliki peran yang cukup penting, dan mendukung kegiatan produksi yang akan dilakukan.

Baca Juga : Cara Menghitung IPK dengan Mudah, Cepat dan Benar

Pada biaya overhead, biaya ini juga mencakup beberapa hal seperti biaya listrik, biaya untuk pemeliharaan, biaya perbaikan dan masih banyak biaya lainnya.

Biaya overhead mendukung kegiatan produksi yang di lakukan. Kedua biaya tersebut juga seringkali disebut sebagai bahan baku yang tidak pokok. Nantinya, kedua harga bahan baku tidak pokok ini, akan sangat dibutuhkan.

2. Cara Menghitung Biaya Produksi

Rumus : Biaya produksi = Bahan baku awal periode + biaya bahan baku tidak pokok (tenaga kerja langsung, biaya overhead) – barang sisa di periode akhir.

Biaya lainnya yang juga harus Anda ketahui dalam menghitung HPP adalah biaya produksi. Biaya ini adalah salah satu biaya yang mana digunakan saat barang sudah masuk ke dalam tahapan proses.

Proses yang dilakukan adalah proses produksi dan juga beberapa biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan produksi yang ada.

Cara untuk menentukan biaya dalam proses produksi ini juga tidak sulit. Dalam hal ini, bahan baku barang yang memang di proses pada awal periode dalam produksi dapat Anda tambah langsung dengan bahan baku.

Baca Juga :   Cara Menghitung IPK dengan Mudah, Cepat dan Benar

Selain itu, bahan baku yang digunakan juga bahan baku penambah. Bahan baku ini juga merupakan tambahan atau bahan baku tidak pokok.

Nantinya, Anda dapat langsung melakukan pengurangan dengan barang. Pengurangan memang masih tersimpan atau tersisa di penyimpanan pada akhir periode.

Pastikan bahwa Anda memang melakukan perhitungan dengan benar. Contohnya, bagaimana jumlah hasil produksi yang ada di akhir periode ataupun bahkan barang produksi yang ada di awal periode sekalipun.

Proses ini akan menentukan jumlah barang yang Anda produksi, sekaligus menghitung HPP yang diinginkan.

Harga produksi juga merupakan hal yang penting karena bertujuan untuk melihat berapa biaya yang dibutuhkan dan sudah dikeluarkan selama proses produksi.

Fungsinya, mengubah barang yang mentah menjadi barang jadi untuk bisa di pasarkan.

3. Cara Menghitung HPP

Rumus : Harga Pokok Penjualan (HPP) = Saldo awal barang jadi (finished) + produksi selesai periode berjalan – saldo akhir barang jadi

Setelah semua bahan seperti bahan baku dan produksi selesai dihitung, Anda sudah bisa mulai melakukan berbagai perhitungan HPP atau harga pokok penjualan.

Cara menghitung HPP juga sangatlah mudah. Barang yang memang sudah selesai diproses atau melewati proses produksi di gudang pada awal periode ditambah produksi.

Namun, harga produksi juga dalam periode yang masih berjalan. Selanjutnya, Anda bisa langsung mengurangi dengan beberapa barang jadi yang memang masih disimpan atau bahkan tersisi di gudang pada akhir periode nanti.

HPP adalah salah satu elemen yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan produksi atau penjulan yang akan berjalan nantinya.

Perhitungan HPP ini dinilai sangat penting. Pasalnya, Anda dapat melihat bagaimana nantinya harga jual yang tepat untuk dilakukan dalam proses penjualan.

Baca Juga :   Frontliner (CS/Teller) : Pengertian, Tugas, Jenis, Syarat

HPP merupakan salah satu elemen biaya yang sangat memiliki peranan penting. Setiap tahapan HPP juga menyangkut semua elemen biaya, seperti elemen biaya bahan baku hingga dilakukannya produksi.

Tidak sulit memang dalam melihat cara menghitung HPP. Namun, pastikan bahwa Anda menghitung berbagai elemen kebutuhan HPP dengan benar.

Hal ini sangat memengaruhi bagaimana penjualan yang akan dilakukan. Dengan cara yang sangat mudah ini, Anda bahkan tidak membutuhkan penggunaan software yang mana akan membuat beban biaya yang semakin besar.

Download Makalah Laba Rugi dan Harga Pokok Penjualan

Contoh Soal Perhitungan Harga Pokok Penjualan

Harga Pokok Pejualan
Harga Pokok Pejualan

Harga Pokok Pejualan PT. Sumber Media Kreatif (Per 31 Januari 2019)

Persediaan barang dagangan awal = 15.000.000

Pembelian = 75.000.000

Beban angkut pembelian = 1.000.000

Total pembelian = 76.000.000

Retur pembelian dan PH = 1.500.000

Potongan pembelian = 2.500.000

Total potongan pembelian = 4.000.000

Total pembelian bersih = 72.000.000

Barang tersedia untuk di jual = 87.000.000

Persediaan barang dagangan akhir = (12.500.000)

Harga pokok penjualan = 74.500.000

Dari penjelasan tabel diatas diketahui bahwa harga pokok penjualan per 31 Januari 2019 dari PT. Sumber Media Kreatif adalah sebesar 74.500.000

Berbagi itu Indah!

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.